UNSUR-UNSUR DESA
Jika kalian pergi berkunjung ke sebuah desa, maka apa saja yang akan
kalian amati tentang unsur-unsur yang memberikan ciri-ciri wilayah tersebut
disebut dengan desa?
Pertama yang akan kalian amati pasti keadaan alamnya. Bagaimana kondisi bentuk
permukaan buminya, apakah bergunung ,berbukit atau daerah rendah yang masih
banyak pepohonan rindang yang membuat kita merasa segar saat berada di sana.
Lalu pengamatan akan beralih ke model-model bangunan atau rumah dan
pekerjaan sehari-hari para penduduknya. Kalian akan mengamati bentuk-bentuk
rumah di pedesaan seperti apa, lalu akan membandingkannya dengan rumah-rumah di
kota. Pekerjaan atau kegiatan sehari-hari para penduduk desa juga kemudian akan
turut kalian amati.
Nah, apakah hanya itu saja unsur-unsur desa? Mari kita baca lebih lanjut
tentang unsur desa menurut tokoh Geografi dalam negeri berikut ini.
Desa menurut R. Bintarto adalah suatu hasil perpaduan
antara kegiatan sekelompok manusia dan lingkungannya.
Hasil perpaduan tersebut merupakan suatu perwujudan atau ketampakan geografis
yang ditimbulkan oleh faktor-faktor alamiah maupun sosial, seperti fisiografis,
sosial ekonomi, politik, dan budaya yang saling berinteraksi antar unsur
tersebut dan juga dalam hubungan nya dengan daerah-daerah lain.
Hasil perpaduan tersebut merupakan suatu perwujudan atau ketampakan geografis
yang ditimbulkan oleh faktor-faktor alamiah maupun sosial, seperti fisiografis,
sosial ekonomi, politik, dan budaya yang saling berinteraksi antar unsur
tersebut dan juga dalam hubungan nya dengan daerah-daerah lain.
Selanjutnya, Bintarto mengemukakan bahwa minimal ada tiga
unsur utama desa, antara lain sebagai berikut.
1. Daerah
Suatu kawasan perdesaan memiliki wilayah sendiri dengan berbagai aspeknya
seperti :
§ lokasi desa secara
absolut maupun relatif
§ berapa luas
wilayahnya
§ mayoritas bentuk
lahan yang mendominasi permukaan buminya
§ keadaan tanah
seperti bagaimana tingkat kesuburan dan jenisnya
§ kondisi tata air
untuk kebutuhan sehari-hari di rumah dan untuk kegiatan pertanian, serta
aspek-aspek lainnya.

2. Penduduk
Sebuah desa pasti memiliki penduduk yang tinggal di dalamnya dengan
berbagai karakteristik demografis masyarakatnya baik secara kualitas maupun
kuantitas antara lain :
§ besar kecilnya
jumlah penduduk yang mendiami desa
§ tingkat ke lahiran
dan kematian pertahun
§ persebaran dan
tingkat kepadatan penduduknya
§ rasio jenis kelamin
(perbandingan jumlah penduduk laki-laki dengan perempuan)
§ komposisi penduduk
§ kualitas penduduk
seperti kesehatan, pekerjaan, pendidikan, pendapatan dan lainnya.
3. Tata Kehidupan
Sebuah wilayah disebut dengan desa karena memiliki beberapa hal yang
bersifat khas seperti
§ norma yang berlaku
dalam kehidupan masyarakatnya
§ adat istiadat
seperti upacara dan kegiatan kesenian
§ struktur
pemerintahan
§ sistem kekerabatan
yang diterapkan
§ perilaku gotong
royong